Skip to main content

Proses Hijrah Wanita Salehah • Aulia Izzatunisa

"Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah" (HR. Muslim) .

Shalihah bagi saya itu bukan sekedar tujuan, tapi ia lebih pada harapan dan proses. Karena memang, untuk mendapat gelar 'shalihah' itu sendiri pasti akan membutuhkan proses yang panjang, waktu yang lama, dan bekal yang banyak.

Banyak yg berharap menjadi shalihah, namun ia enggan menjalani proses. Tapi, tidak sedikit juga yg menggebu-gebu dalam berproses menjadi shalihah itu. Setiap proses tentu saja patut kita hargai dan apresiasi.

Sisanya hanya perkara konsisten dan istiqamah saja. Menjadi shalihah juga indikatornya banyak. Harus begini, harus begitu, dll. Tapi hemat saya, inti dari semuanya adalah ketika kita sadar akan hubungan kita dengan Allah (idrak silah billah). Dengan kesadaran itu, kita akan hidup dalam Muraqabatullah atau merasa bahwa Allah selalu mengawasi kita, melihat kita, dan memperhatikan kita.

Bahwa tak mungkin ada yg luput dari pandangan Allah. Dari situ pulalah, tindak tanduk perbuatan kita akan terpandu dalam baik dan buruk di sisi Allah serta halal dan haram di sisi Allah. Sekali lagi, mendapat gelar shalihah bukanlah perkara yg mudah, karena ia sejatinya adalah gelar ukhrawi. Gelar yg akan Allah sematkan pada wanita-wanita yang hatinya penuh dengan asma Allah dan kecintaan pada Rasulullah serta kebanggaan pada Islam.

Jadi, coba tanyakan pada diri. Apakah aku sudah shalihah? Atau setidaknya sudah berproses menjadi shalihah? And here I am, currently in attempts to achieve that title, even I oftenly still have to fight with my 'inner me'. . So, Dear me, please be Shalihah because of Allah....😊😇

#ntms

Comments

Popular posts from this blog

Larangan Mensholatkan Orang Munafik

"Ketika Abdullah bin Ubay meninggal dunia. anak laki-lakinya -yaitu Abdulah bin Abdullah- datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam seraya memohon kepada beIiau agar sudi memberikan baju beliau kepada Abdullah untuk kain kafan ayahnya, Abdullah bin Ubay bin Salul. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberikan bajunya kepada Abdullah. setelah itu, Abdullah juga memohon Rasulullah agar beliau berkenan menshalati jenazah ayahnya. Kemudian Rasulullah pun bersiap-siap untuk menshalati jenazah Abdullah bin Ubay, hingga akhirnya Umar berdiri dan menarik baju Rasulullah seraya berkata, "Ya Rasulullah, apakah engkau akan menshalati jenazah Abdullah bin Ubay sedangkan Allah telah melarang untuk menshalatinya?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: "Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta'ala telah memberikan pilihan kepadaku." Lalu beliau membacakan ayat yang berbunyi; "Kamu memohonkan ampun bagi orang-orang mu...

Resep Ayam Geprek Kuning - Marimasak

AYAM GEPREK KUNING . Marimasak . Bahan: Dada ayam, cuci bersih, di potong2 Bumbu marinasi ayam dihaluskan : (sy marinasi 1 jam, ayam boleh di tempatkan di lemari es) 5 siung bawang putih 2 ruas kunyit 1 sdt garam 1 sdt ketumbar 2 sdt air jeruk nipis . Bumbu pencelup: (aduk rata) 100 gr tepung serbaguna 1 sdt bawang putih bubuk Air dingin secukupnya, Putih telor, garam . Pelapis: (aduk rata) 200 gr tepung terigu serbaguna 1 sdt bubuk bawang putih . Bahan sambel bawang: (digoreng, lalu di uleg kasar) 15 cabai keriting merah 9 cabai rawit 7 butir bawang merah 3 butir bawang putih 1/2 buah tomat (bisa skip) Garam dan gula secukupnya * Kucurin dg air jeruk limau . Cara membuat: -  ambil ayam dari bumbu marinasi, masukkan ke bumbu pencelup Sampai rata. Balurkan di bahan pelapis, ayam diremas/ditekan2 biar tepung menempel. - goreng dengan api sedang sampai bewarna ke Kuningan dan matang. - geprek ayam di cobek sambal. Selamat mencoba . #resep #resepmasakan #resepmakanan #resepyummy #resep...

Azab Di Dunia Dan Akhirat

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta 'ala akan menangguhkan siksaan bagi orang yang berbuat zhalim. Dan apabila Allah telah menghukumnya, maka Dia tidak akan pernah melepaskannya." Kemudian Rasulullah membaca ayat yang berbunyi: 'Begitulah adzab Tuhanmu, apabila Dia mengadzab penduduk negeri-negeri yang berbuat zhalim. Sesungguhnya adzab-Nya itu sangat pedih dan keras.' (Qs. Huud (11): 102). (HR. Bukhari) IG : @islam_nasehat Blog : www.islam-nasehat.tk