Skip to main content

Doa Menjaga Mulut Dari Ucapan Menyakitkan • Fatwa NU

Doa Menjaga Mulut Dari Ucapan Menyakitkan • Fatwa NU

Doa untuk Jaga Mulut dari Ucapan Menyakitkan
.
Sebagian dari kita mengalami kesulitan untuk mengendalikan ucapan. Kita terdorong untuk mengomentari apa saja dengan kalimat-kalimat yang tidak sambung dan sering kali dengan ucapan tajam menyakitkan. Tidak jarang kita mengumpat atas masalah orang lain yang kita tidak berkepentingan dengannya.
.
Karena kebiasaan itu, tanpa disadari orang-orang di sekita kita mulai menjauh dan menjaga jarak karena ucapan tajam dan mulut kotor kita. Banyak orang tersakiti oleh ucapan kita. Sampai di sini, bahaya  sudah hadir di tengah kita.
.
Oleh karena itu, sebelum jauh sampai bahkan pertikaian atau pengucilan sebagai sanksi sosial, kita dianjurkan untuk melakukan introspeksi dan kerap menahan diri untuk tidak dengan ringan berkata tajam. Kita juga dianjurkan memperbanyak istighfar sebagai bentuk doa kepada Allah untuk mengontrol ucapan kita mana yang perlu dikatakan dan mana yang tidak perlu. Istighfar ini merupakan anjuran Rasulullah SAW untuk Hudzaifah RA yang mengadukan keluhannya.
.
روينا في كتابي ابن ماجه وابن السني عن حذيفة رضي الله عنه قال: شكوت إلى رسول الله صلى الله عليه وسلم ذرب لساني، فقال: أين أنت من الاستغفار؟ إني لأستغفر الله عز وجل كل يوم مائة مرة
.
Artinya, “Diriwayatkan kepada kami di kitab Ibnu Majah dan Ibnu Sunni dari Hudzaifah RA, ia berkata, ‘Aku mengadu kepada Rasulullah SAW perihal kotornya ucapanku.’ Rasulullah SAW mengingatkan, ‘Kamu di mana di saat-saat istighfar? Sungguh, aku beristighfar kepada Allah setiap hari seratus kali,’” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, Kairo, Darul Hadits, 2003 M/1424 H, halaman 289-290).
.
Istighfar di sini dipahami sebagai permohonan ampunan kepada Allah atas kotornya mulut kita. Tetapi istighfar di sini juga bermakna doa agar Allah berkenan meningkatkan kewaspadaan dan keterjagaan kita dalam mengendalikan ucapan kita. Wallahu a‘lam. (Alhafiz K)
.
***
.

.
#nahdlatululama #nuonline #nuonline_id #doa #istighfar


Comments

Popular posts from this blog

Larangan Mensholatkan Orang Munafik

"Ketika Abdullah bin Ubay meninggal dunia. anak laki-lakinya -yaitu Abdulah bin Abdullah- datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam seraya memohon kepada beIiau agar sudi memberikan baju beliau kepada Abdullah untuk kain kafan ayahnya, Abdullah bin Ubay bin Salul. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberikan bajunya kepada Abdullah. setelah itu, Abdullah juga memohon Rasulullah agar beliau berkenan menshalati jenazah ayahnya. Kemudian Rasulullah pun bersiap-siap untuk menshalati jenazah Abdullah bin Ubay, hingga akhirnya Umar berdiri dan menarik baju Rasulullah seraya berkata, "Ya Rasulullah, apakah engkau akan menshalati jenazah Abdullah bin Ubay sedangkan Allah telah melarang untuk menshalatinya?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: "Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta'ala telah memberikan pilihan kepadaku." Lalu beliau membacakan ayat yang berbunyi; "Kamu memohonkan ampun bagi orang-orang mu...

Resep Ayam Geprek Kuning - Marimasak

AYAM GEPREK KUNING . Marimasak . Bahan: Dada ayam, cuci bersih, di potong2 Bumbu marinasi ayam dihaluskan : (sy marinasi 1 jam, ayam boleh di tempatkan di lemari es) 5 siung bawang putih 2 ruas kunyit 1 sdt garam 1 sdt ketumbar 2 sdt air jeruk nipis . Bumbu pencelup: (aduk rata) 100 gr tepung serbaguna 1 sdt bawang putih bubuk Air dingin secukupnya, Putih telor, garam . Pelapis: (aduk rata) 200 gr tepung terigu serbaguna 1 sdt bubuk bawang putih . Bahan sambel bawang: (digoreng, lalu di uleg kasar) 15 cabai keriting merah 9 cabai rawit 7 butir bawang merah 3 butir bawang putih 1/2 buah tomat (bisa skip) Garam dan gula secukupnya * Kucurin dg air jeruk limau . Cara membuat: -  ambil ayam dari bumbu marinasi, masukkan ke bumbu pencelup Sampai rata. Balurkan di bahan pelapis, ayam diremas/ditekan2 biar tepung menempel. - goreng dengan api sedang sampai bewarna ke Kuningan dan matang. - geprek ayam di cobek sambal. Selamat mencoba . #resep #resepmasakan #resepmakanan #resepyummy #resep...

Azab Di Dunia Dan Akhirat

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta 'ala akan menangguhkan siksaan bagi orang yang berbuat zhalim. Dan apabila Allah telah menghukumnya, maka Dia tidak akan pernah melepaskannya." Kemudian Rasulullah membaca ayat yang berbunyi: 'Begitulah adzab Tuhanmu, apabila Dia mengadzab penduduk negeri-negeri yang berbuat zhalim. Sesungguhnya adzab-Nya itu sangat pedih dan keras.' (Qs. Huud (11): 102). (HR. Bukhari) IG : @islam_nasehat Blog : www.islam-nasehat.tk