Skip to main content

Mukjizat Akhir Zaman

MUKJIZAT AKHIR ZAMAN
.

.
iqro
iqro bismirobbikalladzi holaq
.
Itulah kalimat pertama dalam mukjizat akhir zaman yang turun di malam nuzulul quran.

Sebelumnya, mukjizat berujud sepotong tongkat yang membelah laut luas. Atau suatu kemampuan menghidupkan orang mati.

Bagaimana mungkin? Hanya rangkaian kalimat mampu melampaui kedahsyatan pembelahan laut?

Ya, setiap mukjizat sejatinya adalah penaklukan atas zamannya sendiri.

Pada suatu zaman di mana sihir menjadi puncak peradaban, maka sebuah tongkat yang mampu membelah lautan, adalah sebuah penaklukan atas puncak peradaban sihir.

Pada suatu masa di mana keterampilan penyambuhan menjadi puncak peradaban, maka menghidupkan orang mati adalah penaklukan atas peradaban penyembuhan.

Pada suatu masa di mana puncak peradaban manusia adalah sastra lisan, maka beyond sastra lisan adalah penaklukan atas zamannya.

Kini, di era akhir zaman ini, kita memasuki puncak peradaban baca tulis.

Tak kan ada gelar sarjana, tanpa skripsi.

Tak kan ada gelar magistra, tanpa thesis

Tak kan ada gelar doktoral, tanpa aktivitas membaca dan memproduksi disertasi.

Tak kan dikaji pemikiran Plato tanpa literasi Republik.

Takkan jadi wacana seorang Karl Marx tanpa menulis Das Capital.

Takkan dipuja Baudrillard tanpa buku Hiperrealita.

Di sinilah, mukjizat akhir zaman itu melampaui puncak peradaban ilmu dan literasi.

Mukjizat itu kini berupa sebuah kitab kode hukum, sekaligus kitab epistemologi, sekaligus sejarah nabi terdahulu, sekaligus sastra yang hebat, sekaligus kabar-kabar tentang fenomena semesta.

Semua itu hadir dalam satu komposisi huruf yang terukur, komposisi kata yang luar biasa.

Jika dulu mukjizat menghidupkan mayat itu hanya menyelamatkan empat orang,

Jika dulu mukjizat membelah laut itu hanya menyelamatkan satu kaum,

Maka mukjizat Al Quran itu bertugas menyelamatkan seluruh manusia dan alam semesta.

Dari kehidupan jahiliyah Quraisy maupun jahiliyah modern menuju kehidupan rahmatan lil alamin.

Tentu saja semua itu tercapai hanya ketika Al Quran diterapkan sepenuhnya oleh suatu institusi warisan Rasulullah; Khilafah Rasyidah, ala minhajin nubuwah.
.

Comments

Popular posts from this blog

Larangan Mensholatkan Orang Munafik

"Ketika Abdullah bin Ubay meninggal dunia. anak laki-lakinya -yaitu Abdulah bin Abdullah- datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam seraya memohon kepada beIiau agar sudi memberikan baju beliau kepada Abdullah untuk kain kafan ayahnya, Abdullah bin Ubay bin Salul. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberikan bajunya kepada Abdullah. setelah itu, Abdullah juga memohon Rasulullah agar beliau berkenan menshalati jenazah ayahnya. Kemudian Rasulullah pun bersiap-siap untuk menshalati jenazah Abdullah bin Ubay, hingga akhirnya Umar berdiri dan menarik baju Rasulullah seraya berkata, "Ya Rasulullah, apakah engkau akan menshalati jenazah Abdullah bin Ubay sedangkan Allah telah melarang untuk menshalatinya?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: "Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta'ala telah memberikan pilihan kepadaku." Lalu beliau membacakan ayat yang berbunyi; "Kamu memohonkan ampun bagi orang-orang mu...

Resep Ayam Geprek Kuning - Marimasak

AYAM GEPREK KUNING . Marimasak . Bahan: Dada ayam, cuci bersih, di potong2 Bumbu marinasi ayam dihaluskan : (sy marinasi 1 jam, ayam boleh di tempatkan di lemari es) 5 siung bawang putih 2 ruas kunyit 1 sdt garam 1 sdt ketumbar 2 sdt air jeruk nipis . Bumbu pencelup: (aduk rata) 100 gr tepung serbaguna 1 sdt bawang putih bubuk Air dingin secukupnya, Putih telor, garam . Pelapis: (aduk rata) 200 gr tepung terigu serbaguna 1 sdt bubuk bawang putih . Bahan sambel bawang: (digoreng, lalu di uleg kasar) 15 cabai keriting merah 9 cabai rawit 7 butir bawang merah 3 butir bawang putih 1/2 buah tomat (bisa skip) Garam dan gula secukupnya * Kucurin dg air jeruk limau . Cara membuat: -  ambil ayam dari bumbu marinasi, masukkan ke bumbu pencelup Sampai rata. Balurkan di bahan pelapis, ayam diremas/ditekan2 biar tepung menempel. - goreng dengan api sedang sampai bewarna ke Kuningan dan matang. - geprek ayam di cobek sambal. Selamat mencoba . #resep #resepmasakan #resepmakanan #resepyummy #resep...

Azab Di Dunia Dan Akhirat

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta 'ala akan menangguhkan siksaan bagi orang yang berbuat zhalim. Dan apabila Allah telah menghukumnya, maka Dia tidak akan pernah melepaskannya." Kemudian Rasulullah membaca ayat yang berbunyi: 'Begitulah adzab Tuhanmu, apabila Dia mengadzab penduduk negeri-negeri yang berbuat zhalim. Sesungguhnya adzab-Nya itu sangat pedih dan keras.' (Qs. Huud (11): 102). (HR. Bukhari) IG : @islam_nasehat Blog : www.islam-nasehat.tk