Skip to main content

Nasehat Untuk Ahlusunnah Waljama’ah Gadungan

[ AHLUSUNNAH WALJAMA’AH ]
.
Bismillah,
.
Yang mengaku dirinya sebagai Ahlusunnah Waljama’ah adalah.....
.
Mereka yang mencintai sunnah
Mereka yang beribadah sesuai sunnah
Mereka yang menghidupkan sunnah
Mereka yang memutuskan perkara menurut sunnah
Mereka yang menghukumi sesuatu menurut sunnah
.
SUNNAHnya siapa?.......
Tentunya sunnah Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.....
.
Dan yang mengaku sebagai Ahlusunnah Waljama’ah seharusnya...
.
Mati-matian membela sunnah
Selalu berdiri di depan untuk menegakkan sunnah
Selalu berbicara berdasarkan hadits Nabi
Disetiap dakwahnya tidak keluar dari hadits Nabi
Memberantas perbuatan syirik. khurofat dan bid’ah
.
Tetapi sayang dengan mereka yang mengaku Ahlusunnah Waljama’ah......
.
Karena apa yang kita lihat dihadapan kita.....
.
Mereka malah yang pertama sekali membantah jika ada orang yang berbicara dan berdakwah berdasarkan hadits nabi.
Mereka malah yang berdiri di depan membuat syubhat untuk membantah kebenaran hadits.
Mereka malah yang mengutak-atik makna sebuah hadits sehingga hadits menjadi saling bertentangan.
Mereka malah yang menjadi pelopor berdakwah tidak berdasarkan hadits nabi, tapi berdakwah malah dengan membuat fitnah2.
Mereka malah yang melegalkan adanya dakwah dengan membuat-buat kejelekan-2 terhadap ulama.
.
Ternyata mereka bukan pembela sunnah seperti yang Islam harapkan yang membela sunnah nabi dengan mati-matian
.
Ternyata mereka bukan yang memahami apa sebenarnya yang dimaksud dengan sunnah nabi
.
Semoga kedepannya mereka sadar dan faham apa sebenarnya makna ahlusunnah wal jama’ah yang berjalan di atas sunnah
.
Sehingga suatu saat nanti kita melihat ahlusunnah waljama’ah berdiri di depan untuk menegakkan dan membela sunnah dengan jiwa dan raga...
.
Bukan yang berdiri di depan untuk membela perbuatan syirik, khurofat dan bid’ah
.
Barakallahu fiikum
Aamiin....

Comments

Popular posts from this blog

Larangan Mensholatkan Orang Munafik

"Ketika Abdullah bin Ubay meninggal dunia. anak laki-lakinya -yaitu Abdulah bin Abdullah- datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam seraya memohon kepada beIiau agar sudi memberikan baju beliau kepada Abdullah untuk kain kafan ayahnya, Abdullah bin Ubay bin Salul. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberikan bajunya kepada Abdullah. setelah itu, Abdullah juga memohon Rasulullah agar beliau berkenan menshalati jenazah ayahnya. Kemudian Rasulullah pun bersiap-siap untuk menshalati jenazah Abdullah bin Ubay, hingga akhirnya Umar berdiri dan menarik baju Rasulullah seraya berkata, "Ya Rasulullah, apakah engkau akan menshalati jenazah Abdullah bin Ubay sedangkan Allah telah melarang untuk menshalatinya?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: "Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta'ala telah memberikan pilihan kepadaku." Lalu beliau membacakan ayat yang berbunyi; "Kamu memohonkan ampun bagi orang-orang mu...

Resep Ayam Geprek Kuning - Marimasak

AYAM GEPREK KUNING . Marimasak . Bahan: Dada ayam, cuci bersih, di potong2 Bumbu marinasi ayam dihaluskan : (sy marinasi 1 jam, ayam boleh di tempatkan di lemari es) 5 siung bawang putih 2 ruas kunyit 1 sdt garam 1 sdt ketumbar 2 sdt air jeruk nipis . Bumbu pencelup: (aduk rata) 100 gr tepung serbaguna 1 sdt bawang putih bubuk Air dingin secukupnya, Putih telor, garam . Pelapis: (aduk rata) 200 gr tepung terigu serbaguna 1 sdt bubuk bawang putih . Bahan sambel bawang: (digoreng, lalu di uleg kasar) 15 cabai keriting merah 9 cabai rawit 7 butir bawang merah 3 butir bawang putih 1/2 buah tomat (bisa skip) Garam dan gula secukupnya * Kucurin dg air jeruk limau . Cara membuat: -  ambil ayam dari bumbu marinasi, masukkan ke bumbu pencelup Sampai rata. Balurkan di bahan pelapis, ayam diremas/ditekan2 biar tepung menempel. - goreng dengan api sedang sampai bewarna ke Kuningan dan matang. - geprek ayam di cobek sambal. Selamat mencoba . #resep #resepmasakan #resepmakanan #resepyummy #resep...

Azab Di Dunia Dan Akhirat

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta 'ala akan menangguhkan siksaan bagi orang yang berbuat zhalim. Dan apabila Allah telah menghukumnya, maka Dia tidak akan pernah melepaskannya." Kemudian Rasulullah membaca ayat yang berbunyi: 'Begitulah adzab Tuhanmu, apabila Dia mengadzab penduduk negeri-negeri yang berbuat zhalim. Sesungguhnya adzab-Nya itu sangat pedih dan keras.' (Qs. Huud (11): 102). (HR. Bukhari) IG : @islam_nasehat Blog : www.islam-nasehat.tk